SAINS_TEKNOLOGI

David Karp Pendiri Tumblr
Posted on June 8, 2013 by badar2uiga
Putus Sekolah, David Karp Malah Kaya Raya di Bisnis Tumblr

Ayunda W Savitri – Okezone

Kamis, 30 Mei 2013 11:42 wib

TUMBL
David Karp pendiri Tumblr (foto: Tumblr)

Pembawaannya yang tenang, cenderung tertutup dan banyak menghabiskan sebagian besar waktu luangnya untuk menggauli komputernya di kamar, tak disangka-sangka menjadi awal cikal bakal buah kesuksesannya.

Itulah David Karp, anak muda berusia 26 yang sukses mendirikan bisnis layanan sosial Tumblr. Apa yang dialami David Karp ini bukan kebetulan. Akan tetapi, semua harus melalui proses belajar dan perjuangan panjang.

Meski tak menyelesaikan bangku sekolahnya, namun Karp mampu menunjukkan bahwa ia termasuk orang yang diperhitungkan dalam jagat maya. Karp membuktikan bahwa pendidikan tak selamanya memegang kendali atas nasib seseorang.

Sebelum membentuk Tumblr, Karp mengawalinya dengan memainkan peranan penting di dunia startup. Siapa sangka jika layanan micro blogging-nya tersebut berhasil mencuri hati Marissa Mayer yang menjadi CEO Yahoo untuk meminangnya senilai USD1,1 miliar atau
Kilas balik ketika David Karp berusia 14 tahun, ia hanyalah seorang remaja biasa. Pembawaannya yang tenang, cenderung tertutup dan banyak menghabiskan sebagian besar waktu luangnya untuk menggauli komputernya di kamar, tak disangka-sangka menjadi awal cikal bakal buah kesuksesannya.

Berbeda dengan kebanyakan orangtua lainnya, Barbara Ackerman, ibunya justru malah menyarankannya keluar dari sekolah tinggi dan melanjutkan kecintaannya terhadap dunia komputer.

“Aku melihat sepanjang hari dari pagi sampai malam, ia hanyut dengan komputernya. Ini jelas menunjukkan bahwa David memiliki hasrat yang sangat besar terhadap mesin itu,” ungkap Ibunya.

Tahun 2000
Setelah mengundurkan diri dari bangku sekolahnya, pria tinggi bermata biru ini bekerja paruh waktu di salah satu perusahaan di New York. Karp memulai meniti karier ketika bertemu dengan seorang produser televisi yang saat itu menjabat sebagai direktur pertama MTV. Keduanya bertemu saat Kamp masih di sekolah tinggi pada 2000 silam.

“Sambil minum kopi, ia (Kamp) menjelaskan kebosanannya duduk di bangku sekolah. Lalu ia berkunjung ke kantor saya di Park Avenue dan mengatakan dia ingin belajar tentang teknik dan menjadi insinyur yang hebat,” kenang Seibert.

Semenjak itu, keesokan harinya Karp muda rutin datang. Sontak Seibert menanyakan apakah jadwal sekolahnya telah berubah, jawaban mengejutkan pun datang dari pria kelahiran 6 Juni 1986 ini, “Aku sudah keluar dari sekolah!”

Seibert pun melihat keseriusan dan bakat pada diri Karp, ia memintanya untuk membangun situs bagi perusahaan barunya yaitu sebuah video produksi pakaian bernama Next New Networks. Adapun Next New Networks meupakan salah satu produk video pertama di iTunes dan akhirnya diakuisisi oleh Google seharga USD50 juta.

Karp kemudian datang mengeluarkan PlayStation besutan Sony dan mengatakan kepadanya, Apple akan merilis iPod dengan kemampuan pemutar video.

Karenanya perusahaan Seibert berjalan di depan kurva pangsa pasar.
Seibert pun akhirnya memutuskan untuk menjadi investor di Tumblr dan duduk di dewan perusahaan Karp tersebut. Tak lama kemudian, Karp mengambil seribu langkah ke negeri Sakura untuk mencoba peruntungan nasib di salah satu start-up di sana selama beberapa bulan.

Sekembalinya ke negeri Paman Sam, Karp menjadi kepala kantor bidang teknologi untuk situs jual beli online bagi orang tua, UrbanBaby. Tak berapa lama, CNET Networks membeli UrbanBaby pada 2006, sementara Karp mengeruk tabungannya untuk mendirikan perusahaannya sendiri bernama Davidville. Di mana, salah satu proyeknya adalah layanan blogging sederhana bernama Tumblr.

Titik Awal
Awal mula kehidupan Tumblr, Karp mengalami kesulitan untuk menahkodai perusahaan tersebut seorang diri. Awalnya, hanya empat karyawan. Kini, seiring berjalannya waktu ia pun berhasil menjaring banyak karyawan tepat 175 hari setelah didirikannya Tumblr.

Sejak Tumblr menyapa dunia enam tahun yang lalu, Karp sudah dikagumi banyak pihak karena keterampilan program dan kecerdasannya dalam mendesain situs asuhannya tersebut. Meski demikian, tidak sedikit juga pihak yang mencemoohnya. Bahkan ia pernah muncul di harian New York Post dan dicap sebagai “fameball”, sebuah istilah yang biasa digunakan untuk menghina seseorang yang dinilai memiliki keinginan untuk tenar.

“Saat pertama kali berjumpa dengan David, ia masih berusia 20 tahun dengan gaya khas remaja yang ‘cuek’. Tapi aku tahu dia akan menjadi salah satu pengusaha langka yang sukses di dunia maya dengan ide-ide briliannya,” ungkap seorang investor pertama di Tumblr, Bijan Sabet.

Perjalanan waktu telah membawa Tumblr menjadi lebih matang. Akan tetapi, permasalahan yang menggerogotinya justru datang dari sisi keuangan perusahaan. Pendapatan tidak tumbuh secepat yang mereka perhitungkan dan beberapa investor menganggap Karp harus menemui kepala eksekutif berpengalaman untuk dapat lebih mengembangkan produk.

Meski dihadapkan dengan keadaan tak menentu, Karp tetaplah Karp. Pribadi yang tidak banyak bicara dan cenderung suka menyendiri. Dalam sebuah kesempatan wawancara pada konfrensi Founders di New York, ia mengatakan bahwa suka datang ke kantor lebih awal untuk bekerja sendiri dan menghindari orang lain.

“Saya merasa paling produktif dan terlibat penuh ketika sudah terkubur dalam kode-kode di beberapa proyek dan merangkai beberapa desain. Itu membuat saya menjadi tertutup,” ungkap Karp seperti yang dikutip Okezone dari NDTV, Jumat (24/5/2013). (amr)

Posted in ke HALAMAN UTAMA |

THOMAS ALFA EDISON _ PENEMU(1).

Thomas_Alva_EdisonThomas Alva Edison dilahirkan di Milan, Ohio pada tanggal 11 Februari 1847. Tahun 1854 orang tuanya pindah ke Port Huron, Michigan. Edison pun tumbuh besar di sana. Sewaktu kecil Edison hanya sempat mengikuti sekolah selama 3 bulan. Gurunya memperingatkan Edison kecil bahwa ia tidak bisa belajar di sekolah sehingga akhirnya Ibunya memutuskan untuk mengajar sendiri Edison di rumah. Kebetulan ibunya berprofesi sebagai guru. Hal ini dilakukan karena ketika di sekolah Edison termasuk murid yang sering tertinggal dan ia dianggap sebagai murid yang tidak berbakat.

Meskipun tidak sekolah, Edison kecil menunjukkan sifat ingin tahu yang mendalam dan selalu ingin mencoba. Sebelum mencapai usia sekolah dia sudah membedah hewan-hewan, bukan untuk menyiksa hewan-hewan tersebut, tetapi murni didorong oleh rasa ingin tahunya yang besar. Pada usia sebelas tahun Edison membangun laboratorium kimia sederhana di ruang bawah tanah rumah ayahnya. Setahun kemudian dia berhasil membuat sebuah telegraf yang meskipun bentuknya primitif tetapi bisa berfungsi.

Tentu saja percobaan-percobaan yang dilakukannya membutuhkan biaya yang lumayan besar. Untuk memenuhi kebutuhannya itu, pada usia dua belas tahun Edison bekerja sebagai penjual koran dan permen di atas kereta api yang beroperasi antara kota Port Huron dan Detroit. Agar waktu senggangnya di kereta api tidak terbuang percuma Edison meminta ijin kepada pihak perusahaan kereta api, “Grand Trunk Railway”, untuk membuat laboratorium kecil di salah satu gerbong kereta api. Di sanalah ia melakukan percobaan dan membaca literatur ketika sedang tidak bertugas.

Tahun 1861 terjadi perang saudara antara negara-negara bagian utara dan selatan. Topik ini menjadi perhatian orang-orang. Thomas Alva Edison melihat peluang ini dan membeli sebuah alat cetak tua seharga 12 dolar, kemudian mencetak sendiri korannya yang diberi nama “Weekly Herald”. Koran ini adalah koran pertama yang dicetak di atas kereta api dan lumayan laku terjual. Oplahnya mencapai 400 sehari.

Pada masa ini Edison hampir kehilangan pendengarannya akibat kecelakaan. Tetapi dia tidak menganggapnya sebagai cacat malah menganggapnya sebagai keuntungan karena ia banyak memiliki waktu untuk berpikir daripada untuk mendengarkan pembicaraan kosong.

Tahun 1868 Edison mendapat pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston. Seluruh waktu luangnya dihabiskan untuk melakukan percobaan-percobaan tehnik. Tahun ini pula ia menemukan sistem interkom elektrik.

Thomas Alva Edison mendapat hak paten pertamanya untuk alat electric vote recorder tetapi tidak ada yang tertarik membelinya sehingga ia beralih ke penemuan yang bersifat komersial. Penemuan pertamanya yang bersifat komersial adalah pengembangan stock ticker. Edison menjual penemuaannya ke sebuah perusahaan dan mendapat uang sebesar 40000 dollar. Uang ini digunakan oleh Edison untuk membuka perusahaan dan laboratorium di Menlo Park, New Jersey. Di laboratorium inilah ia menelurkan berbagai penemuan yang kemudian mengubah pola hidup sebagian besar orang-orang di dunia.

Tahun 1877 ia menemukan phonograph. Pada tahun ini pula ia menyibukkan diri dengan masalah yang pada waktu itu menjadi perhatian banyak peneliti: lampu pijar. Edison menyadari betapa pentingnya sumber cahaya semacam itu bagi kehidupan umat manusia. Oleh karena itu Edison mencurahkan seluruh tenaga dan waktunya, serta menghabiskan uang sebanyak 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk percobaan membuat lampu pijar. Persoalannya ialah bagaimana menemukan bahan yg bisa berpijar ketika dialiri arus listrik tetapi tidak terbakar. Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya. Melalui usaha keras Edison, akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1879 lahirlah lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala selama 40 jam.

Masih banyak lagi hasil penemuan Edison yang bermanfaat. Secara keseluruhan Edison telah menghasilkan 1.039 hak paten. Penemuannya yang jarang disebutkan antara lain : telegraf cetak, pulpen elektrik, proses penambangan magnetik, torpedo listrik, karet sintetis, baterai alkaline, pengaduk semen, mikrofon, transmiter telepon karbon dan proyektor gambar bergerak.

Thomas Edison juga berjasa dalam bidang perfilman. Ia menggabungkan film fotografi yang telah dikembangkan George Eastman menjadi industri film yang menghasilkan jutaan dolar seperti saat ini. Dia pun membuat Black Maria, suatu studio film bergerak yang dibangun pada jalur berputar.

Melewati tahun 1920-an kesehatannya kian memburuk dan beliau meninggal dunia pada tanggal 18 Oktober 1931 pada usia 84 tahun. (An)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s