NASIONAL

Rolex & Amplop di Makkah dari Taufiq untuk Bang Buyung
Senin, 10 Juni 2013 10:14 wibMisbahol Munir – Okezone

alm.tKiemas

JAKARTA – Politikus senior PDI Perjuangan, almarhum Taufiq Kiemas dikenal sebagai sosok yang loyal dan dermawan. Tak heran, bila kepergian almarhum menghadap sang khaliq meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang. Tak terkecuali bagi advokat senior, Adnan Buyung Nasution.

Adnan menceritakan tentang kedekatannya dengan Taufiq Kiemas dalam sebuah buku testimoni berjudul “Empat Pilar untuk Satu Indonesia: Visi Kebangsaan dan Pluralisme Taufiq Kiemas”.

Berikut kisah kedekatan Adnan dengan Taufiq:

Saya semakin dekat dengan Taufiq saat menggalang perlawanan terhadap rezim Soeharto. Terus terang, saya sudah tidak ingat kapan dan di mana pertama kali berkenalan dengan dia. Tapi, pengalaman saya yang berkesan dengannya adalah saat saya menunaikan ibadah haji pada 1995. Ketika itu, saya belum lama pulang dari Belanda. Hidup saya saat itu melarat, untunglah banyak dibantu oleh teman-teman.

Undangan naik haji itu datang dari Dubes RI di Saudi Arabia, Ismail Sunny. Saya berangkat bersama HB Jassin, Umar Kayam dan beberapa tokoh lainnya. Ketika itu saya tidak membawa sangu, karena lagi melarat. Nah, saat kelelahan di Makkah dan mau makan di hotel, kebetulan saya bertemu Taufiq Kiemas. Begitu bertemu dia peluk saya, terus dia tarik saya ke sudut pojok hotel dan memasukkan amplop ke saku saya.

“Apa ini Taufiq?” tanya saya.
“Sudahlah bang. Adik kan boleh memberikan sesuatu kepada abangnya…..” jawabnya.

Saya merasa terharu sekali. Karena saat itu saya sedang betul-betul tidak memiliki uang.

Setelah itu, yang saya ingat, setiap kali saya masuk rumah sakit atau mengalami kesulitan dana, dia selalu mengirimkan uang kepada saya. Itu sampai sekarang. Di situ saya lihat sayangnya dia sama abangnya ini. Pokoknya, kalau saya dalam keadaan susah, dia membantu tanpa diminta.

Sampai jam tangan Rolex ini dikasih oleh Taufiq. Ceritanya, waktu saya diberi gelar Professor dari Melbourne University, sama teman-teman dibuat syukuran di Hotel Borobudur. Taufiq datang dan duduk disamping saya. Ternyata diam-diam dia memperhatikan jam tangan Seiko saya, yang tidak jalan jarumnya. Saya sendiri tidak tahu kalau jam yang saya pakai dalam kondisi mati.

Lantas ditanya, “Abang jam tangan merek apa?”
“Ya, jam tangan biasa merek Seiko,” jawab saya.
“Saya ganti ya,” kata Taufiq lagi.

Beberapa hari kemudian dia kirim Rolex ini. Kepedulian dan perhatiannya sangat besar terhadap saya. Ini terjadi karena mungkin kita memiliki prinsip-prinsip perjuangan yang sama. Dia kan sudah pernah masuk bui, seperti saya.

Penghargaan ACF untuk SBY, AS Permainkan Indonesia
Senin, 27 Mei 2013 23:57 wibMisbahol Munir – Okezone
Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok Okezone)

wsHlikvMq3
JAKARTA – Banyak pihak mengecam pemberian World Statesman Award atas upaya memajukan kekebasan beragama dan mencegah konflik antar-umat beragama oleh Appeal of Conscience Foundation (ACF) pada akhir Mei kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Bahkan, penghargaan ACF kepada Presiden SBY di Amerika Serikat (AS) tersebut, dinilai sebagai upaya Negeri Paman Sam itu untuk mempermainkan Indonesia.

Pemberian penghargaan itu dinilai mengherankan, bila diberikan ke Indonesia. Pasalnya, selama ini Amerika Serikat sering mengkritisi pelaksanaan HAM di Indonesia.

“Kan mereka yang sering mengkritisi kita (Indonesia). Tapi Amerika Serikat juga yang memberi penghargaan,” kata Ketua Komisi I DPR, MAHFUDZ SIDDIQ di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/5/2013).

Dia juga terkejut dengan sikap AS yang tiba-tiba memberikan penghargaan tersebut. Menurut politikus PKS tersebut, ada yang aneh dari pemberiaan penghargaan kepada Presiden SBY.

“Indonesia ini kayak barang mainan saja,” terang dia.

Sebelumnya, Presiden SBY didampingi ibu Ani Yudhoyono bertolak ke Amerika Serikat, Senin (27/5/2013) pagi. Sebelum ke Amerika, SBY akan melakukan kunjungan kenegaraan di Swedia.

Rangkaian kunjungan ke dua negara itu dilakukan pada 27 Mei hingga 2 Juni. Kunjungan kenegaraan ke Swedia dilakukan atas undangan Raja Carl XIV Gustav.

Sementara, kunjungan kerja ke AS adalah untuk menghadiri pertemuan kelima High-Level Panel of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda dan menyampaikan laporan akhir Panel ke Sekretaris Jenderal PBB.

Selama di Amerika, Presiden SBY di New York akan mendapat penghargaan HAM dari organisasi nirlaba Appeal of Conscience Foundation (ACF) yang memberikan penghargaan World Statesman Award.

Rencana pemberian penghargaan terus menjadi polemik di Indonesia. Sejumlah tokoh dan pegiat pluralisme di Indonesia terus mengecam termasuk dari anggota DPR. Bahkan, tokoh pluralis Frans Magnis Suseno mengirimkan langsung surat protes ke Amerika, termasuk tokoh senior pakar hukum Adnan Buyung Nasution juga menyayangkan pemberian penghargaan tersebut.
(tbn)

Berita Selengkapnya Klik di Sini

195338_620 (1)

TEMPO.COJakarta – Pemerintah akhirnya resmi menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi jenis Premium dan Solar. Kenaikkan harga tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Sumber Daya Mineral Nomor 18 tahun 2013 dan mulai berlaku pada Sabtu, 22 Juni 2013 pukul 00.00 WIB.

“Bensin (Gasoline) RON 88 menjadi Rp 6.500 dan minyak solar (Gas Oil) menjadi Rp 5.500,” kata Menteri Energi Jero Wacik saat mengumumkan kenaikkan harga di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Kamis, 21 Juni 2013.

Jero Wacik mengatakan pemerintah telah berusaha agar tekanan yang berasal dari kenaikkan konsumsi BBM bersubsidi dapat dikelola dan diminimalkan dampaknya bagi masyarakat.

Diantaranya dengan langkah-langkah seperti penghematan dan pengendalian belanja pemerintah, optimlaisasi penerimaan negara serta pengendalian BBM bersubsidi dan konversi BBM bersubsidi ke gas.

Namun dia mengakui jika langkah tersebut belum mencukupi untuk membiayai kenaikan konsumsi BBM bersubsidi yang merupakan dampak dari pertumbuhan ekonomi. “Pemerintah terpaksa melakukan opsi kebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi,” katanya.

Dia mengatakan harga BBM bersubsidi di Indonesia sebenarnya sudah termasuk salah satu yang terendah dibanding negara tetangga.

Dengan kenaikan ini, pemerintah juga telah mengalokasikan dana kompensasi berupa bantuan langsung sementara masyarakat sebesar Rp 9,3 triliun untuk 15,5 juta rumah tangga sasaran. Bantuan akan diberikan selama empat bulan yang setiap bulannya sebesar Rp 150 ribu.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan bantuan percepatan, perluasan, perlindungan sosial berupa bantuan siswa miskin sebesar Rp 7,5 triliun, program keluarga harapan Rp 700 miliar, beras miskin Rp 4,3 triliun, dan infrastruktur dasar Rp 7,25 triliun.

TEMPO.COJakarta –Pemerintah akhirnya resmi mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak. “BBM naik mulai pukul 00.00 WIB, 22 Juni 2013,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik yang mengumumkan bersama beberapa menteri lain di kantor Menteri Koordinator Perekonomian.

“Menteri ESDM, pengumuman No 07 PM/12/MEM/2013 ttg penyesuaian harga jual eceran bbm bersubsidi. Sesuai ketentuan pasal 4,5,6 PP no 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan Permen no 18 tahun 2013 tentangg harga jual eceran jenis bbm tertentu.Ditetapkan, bensin premium (gasoline ron 88) 6.500 per liter.
Minyak solar (gas oil) 5.500 pr liter,” ujar Jero.

Menurut dia, harga tersebut berlaku serentak di seluruh wilayah indonesia 22 juni 2013 puku 00.00 wib.

Kenaikan harga bahan bakar ini dimaksudkan untuk menekan subsidi dari Rp 297 triliun menjadi sekitar Rp 200 triliun.

Sebagai kompensasi, pemerintah menggelontorkan BLSM sekitar Rp 9,3 triliun untuk 15,5 juta keluarga miskin. Dana tersebut akan diberikan sebesar Rp 150 ribu per keluarga per bulan selama empat bulan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s