KeIstimewaan dari SUJUD

sujud2Banyak dari kita umat muslim yang kurang mengetahui betapa bermanfaat dan bergunanya melakukan sholat 5 waktu, namun kita terkadang lebih memilih meninggalkan sholat untuk urusan-urusan dunia, baca selengkapnya tips jitu mengatasi malas sholat.dan ternyata sholat sangat membantu meningkatkan kesehatan tubuh kita salah satu gerakan sholat yang dapat membantu meningkatkan kesehatan adalah sujud,mau tau manfaat dari sujud dalam sholat

 Berikut adalah manfaat sujud 

1. Mengalirnya darah ke otak

Aliran getah bening dipompa kebagian leher dan ketiak. Posisi jantung diatas otak menyebabkan darah yang kaya akan oksigen

sujud-dan-otak1

bisa mengalir maksimal ke otak. Karena itu lakukan sujud dgn tuma’ninah agar darah mencukupi kapasitasnya ke otak. (Dr. Fidelma, neurolog dari Amerika)

2.Memacu kecerdasa otak

 Apabila otak mendapatkan pasokan darah dan kaya oksigen, maka dapat memacu kerja sel-selnya. Dengan kata

leftbrain

lain, sujud yang tuma’ninah dan terus menerus dapat memacu kecerdasan. (Prof. Sholeh, risetnya telah mendpt pengakuan dari Harvard Univesity, AS)

 3. Menjaga Oragan-organ

organ-tubuh-manusiaMelatih kekuatan otot tertentu, termasuk otot dada, dimana terjadi kontraksi pada otot tersebut. Kebiasaan sujud mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali/fiksasi.

 4.Mencegah radiasi 

radiasi-ponsel-terhadap-otak Radiasi yang g ditimbulkan oleh teknologi listrik dapat memberikan efek samping dan membahayakan organ² tubuh, terutama otak. Dimana kalau dibiarkan akan menimbulkan penyakit kejang otot, radang tenggorokan, mudah lelah, stress,migrain, hingga pikun di usia dini.Nah ketika sujud, kelebihan ion² positif yang ada di dalam tubuh kita akan mengalir ke bumi, karena bumi adalah tempat ion2 negatif. Maka terjadilah proses netralisasi radiasi listrik dan magnet tersebut.

 sujud-sahwi-dalam-solat1Sujud yang sempurna adalah dengan menempelkan 7 anggota badan (dahi,hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua kaki) ke bumi.(Dr. Muhammad Dhiyaa’uddin Hamid, dosen jurusan Biologi dan ketua department radiasi makanan pd Lembaga Penelitian Tekhnologi Radiasi)